Jumat, 17 Februari 2017

Nama Tanaman Hias Untuk Taman

Pekarangan rumah kita bisa menghadirkan keindahan dan keasrian dengan adanya taman. Pemilihan tanaman hias untuk taman menjadi hal penting, karena sebuah taman yang indah harus memiliki tema yang sesuai dengan jenis tanaman hias yang akan ditanam di taman kita. Tanaman hias itu sendiri terdiri dari beberapa kategori diantaranya tanaman hias bunga, tanaman hias daun, tanaman hias outdoor, tanaman hias indoor dan lainnya.


Banyak diantara masyarakat umum yang paham bentuk tanaman hias namun mereka tidak tahu nama tanaman hias tersebut. Disini akan kita bahas beberapa contoh nama tanaman hias untuk taman sesuai dengan kategorinya yang selalu ditanam di taman.

Tanaman Hias Bunga

Bunga Wijaya Kusuma


Wijaya kusuma atau nama latinnya Epiphillum anguliger merupakan tanaman hias yang termasuk kedalam golongan kaktus-kaktusan. Wijaya Kusuma banyak di senangi karena memiliki bau harum bunganya yang semerbak dan bentuk bunga yang indah. Banyak yang menyangka tanaman hias ini berasal dari tanah Indonesia karena nama jawanya, Padahal asal tanaman hias ini dari Venezuela,Amerika selatan yang di bawa oleh pedagang china ke Indonesia.

Bunga Mandevilla


Mandevilla merupakan tanaman hias favorit bagi penghobi bunga karena ianya gemar memamerkan bunganya yang indah. Mandelvilla sendiri umumnya berwarna merah,putih, kuning dan pink. Tanaman hias ini tergolong kepada jenis tanaman merambat. Perkembangan mandelvilla sendiri cukup gampang yaitu dengan cara di stek.

Hydrangea (Kembang Bokor)


Hydrangea (kembang bokor) adalah tanaman hias yang berasal dari jepang dan china. Tanaman hias ini biasanya di jadikan sebagai bunga potong karena bunganya sendiri sangat awet yaitu bisa bertahan hingga 3-5 hari setelah dipotong. Hydrangea sendiri selalu di jumpai di perkarangan rumah karena tergolong tanaman yang menahun.

Tanaman Hias Daun

Syzygium Oleana / Pucuk Merah


Syzygium oleana atau pucuk merah merupakan tanaman hias daun yang sedang populer di Indonesia. Hal ini dapat di lihat banyaknya tanaman pucuk merah yang di tanam di tepi-tepi jalan raya di daerah perkotaan maupun di daerah perkampungan. Tanaman hias ini dinamakan pucuk merah karena tunas daun baru yang tumbuh pada bagian pucuknya berwarna merah meyala. Selain itu, apabila sudah rindang pucuk merah bisa di potong sesuai kreatifitas penghobi tanaman hias.

Cemara Kipas


Banyak pekarangan rumah yang menanam Cemara Kipas di taman mereka sebagai tanaman penghijau. Cemara kipas termasuk kedalam golongan cemara. Dalam pemeliharaannya cemara kipas membutuhkan sinar matahari yang cukup dan tidak perlu sering di siram.

Sikas / Mawar Jambe


Tanaman hias daun yang satu ini sangat mempunyai keunikan tersendiri karena Sikas atau mawar jambe merupakan salah satu tanaman purba yang masih bisa kita jumpai saat ini. Batang yang besar dan kokoh di tambah daun panjang yang berduri akan sesuai jika di sandingkan dengan tanaman hias kecil lainnya. Dalam perawatannya Sikas membutuhkan air yang sangat banyak.

Tanaman Hias Indoor

Bromelia Pagoda

Bromelia Pagoda bisa hidup didaerah yang lembab dengan sinar matahari yang sedikit. Tanaman hias indoor yang satu ini mempunyai keindahan yang sangat eksotis. Bromelia Pagoda termasuk kepada golongan nanas-nanasan.

Lili Paris


Tanaman hias ini mempunyai nama latin Lilium Candidum tergolong sangat populer karena mudah hidup dalam keadaan apapun. Selain itu, lili paris memiliki warna daun yang sangat menarik. Di samping itu bunga Lili Paris memiliki beragam manfaat untuk kesehatan seperti anti kanker, antioksidan dan meremajakan kulit.


Tanaman Hias Outdoor

Palem Botol

Palem botol merupakan tanaman hias outdoor yang selalu di tanam di pekarangan rumah karena Palem botol memerlukan Sinar matahari untuk cepat tumbuh. Sesuai namanya Palem Botol berbentuk seperti botol yang lebar dari bawah dan mengecil di atas.

Jual Bibit Buah–Buahan

Bagi Anda para penanam buah baik itu untuk konsumsi sendiri ataupun untuk di produksi besar-besaran, pemilihan bibit buah sangat menentukan hasil produksi nanti tentunya. Bibit buah merupakan biji buah yang akan tumbuh menjadi tanaman yang akan memproduksi buah-buahan. Untuk itu pemilihan bibit buah haruslah bibit yang bagus, berkualitas dan yang paling penting harganya terjangkau. Di mana kita akan mendapatkan bibit buah yang bagus dengan berbagai macam varietas yang di tawarkan dan yang paling utama harga yang di tawarkan sangat terjangkau.

Bibitbunga.com merupakan toko online yang menjual beraneka ragam bibit buah dengan harga yang terjangkau. Bibitbunga.com selalu menawarkan promo yang berbeda-beda setiap minggunya. Seperti Promo pada hari ini senin tanggal 30 Januari 2017 yang bikin Wow pembeli. Dengan membeli bibit buah 10 Pcs akan di berikan potongan harga Rp.1000, pembelian bibit minimal 25 Pcs mendapat potongan harga Rp.1500;, dan pembelian bibit minimal 50 pcs akan mendapat potongan harga Rp.2000;. Selain discount tersebut ada lagi bonus yang diberikan setiap pembelian benih tanaman hidup di atas Rp.30.000.


Selain itu, pengiriman bibit bisa di kirimkan ke seluruh wilayah Indonesia. Pengiriman akan dilakukan pada hari tersebut setelah pembayaran. Bibit buah yang di jual di Bibitbunga.com ada yang dari dalam dan luar negeri. Bibit buah yang di jual di Bibitbunga.com terdiri dari beberapa kategori. Berikut adalah beberapa bibit buah yang ada :

Benih Berry dan Cherry 



Buah Berry dan cerry merupakan jenis buah yang termasuk kedalam golongan prunus. Benih berry yang ada seperti Mulbery, rasbery, blackberry dan berry lainnya.
  • Harga waxberry dibandroll dengan hanya Rp. 10.000 dengan isinya 2 biji.
  • Harga berry berry yang lainnya juga di bandroll seharga Rp.10.000.
  • Bibit buah naga merah dan bibit buah naga putih merupakan keluarga kaktus. Harga Bibit buah naga hanya Rp.10.000; dengan isi di dalamnya 10 biji atau benih.
  • Buah kiwi merupakan buah yang kaya antioksidan yang paling di gemari di daerah tropis. Bibit kiwi ada yang golden kiwi maupun yang green kiwi harga nya sama-sama Rp.20.000 isi di dalamnya 10 biji.
  • Bibit labu ada beraneka ragam yang di jual harganya pun bervariasi seperti bibit labu golden mama F1 yang dijual seharga Rp. 67.500; isi 10 gram bibit, sedangkan labu kuning biasa seharga Rp. 10.000, isi nya 6 biji. Benih labu air fuma F1 seharga Rp.25.000 isinya 10 gram bibit.
  • Markisa merupakan tanaman merambat yang memiliki rasa yang segar dan manis. Tanaman markisa ada bermacam-macam, salah satu bibit buah markisa yang di jual di Bibitbunga.com adalah benih markisa merah dengan harga Rp.10.000 isinya 10 biji.
  • Pepaya merupakan buah yang selalu ada di menu harian masyarakat Indonesia. Ada bermacam-macam jenis bibit pepaya yang di jual di Bibitbunga.com, ada jenis pepaya California yang kecil dan lonjong, ada pepaya Bangkok dan pepaya hawai yang bulat. Harganya Rp. 10.000 per 5 biji atau benih.
  • Bibit buah strawberry giant yang menghasilkan buah strawberry besar sangat banyak di cari penghobi buah. Meskipun ukurannya tergantung tanah dan lingkungan yang akan di tanam. Bibit strawberry giant harganya hanya Rp.10.000; isi di dalamnya ada 10 biji.
Kamis, 16 Februari 2017

Tanaman Yang Hidup Di Air

Beberapa tempat tinggal atau tempat perkantoran yang memiliki kolam air pada umumnya tidak hanya berisi ikan didalam air. Di permukaan air atau didalam air pada umumnya diberikan tanaman air. Diberikannya beberapa tanaman air pada kolam atau aquarium bertujuan sebagai hiasan kolam atau aquarium tersebut sampai tempat tinggal untuk ikan yang ada. Bahkan saat ini banyak komunitas aquascape yaitu seni mengatur tanaman di dalam aquarium.

Contoh Aquascape
Selain itu terdapatnya tanaman yang hidup di air akan mengurangi suasana yang monoton dan gersang. Adapun tanaman aquatik merupakan tanaman yang dapat hidup di air yang banyak digunakan untuk mempercantik kolam atau aquarium yang dimiliki, selain itu beberapa tanaman aquatik ada yang dapat membersihkan air kolam dan mempercantiknya. Tanaman yang hidup di air tidak membutuhkan perawatan yang begitu sulit.

Di bibitbunga.com berbagai macam tanaman yang dapat hidup di air dapat dengan mudah ditemukan. Selain macam-macam tanaman yang dapat ditemukan berbagai macam saran perawatan dan fungsi kegunaannya dapat dengan mudah ditemukan. Berikut macam-macam tanaman yang dapat hidup di air :

Bunch Plants


Tanaman air bunch plants atau tanaman air bercabang merupakan jenis cabomba. Ada dua jenis cabomba yang sering ditemui yaitu yang berbunga ungu dan berbunga kuning. Untuk cabomba yang berbunga ungu mempunyai daun berwarna hijau berlapis warna ungu. Sedangkan yang berwarna kuning mempunyai warna daun hijau muda. Tanaman cabomba ini mempunyai batang yang berruas-ruas. Pada setiap ruasnya akan tumbuh daun berwarna hijau yang berbentuk seperti jarum. Tumbuhan ini sangat cepat dalam proses tumbuhnya. Sehingga dalam waktu singkat sudah bisa berkembang biak sangat banyak sekali. Untuk membudidayakannya pun sangatlah mudah. Tanaman ini sangat cocok untuk mempercantik aquarium. Tanaman ini dapat pula menjadi tempat tinggal bagi ikan-ikan.

Telanthera Lilacina


Adapun tanaman bercabang lain yang dapat hidup di air yaitu Telanthera lilacina. Tanaman ini biasanya disebut juga dengan red telanthera. Hal ini dikarenakan warna daun dari tanaman ini yang berwarna merah dan terkadang sampai keunguan. Bentuk daun dari tanaman ini yaitu berbentuk lonjong dan pada bagian ujungnya meruncing. Tanaman ini bisa tumbuh mencapai 30 cm. Biasanya jenis ini digunakan untuk membuat aquarium semakin berwarna dengan daun yang berwarna ternag tumbuhan ini juga mudah untuk tumbuh dan tidak memerlukan perawatan yang terlalu rumit.

Eceng Gondok


Eceng gondok merupakan jenis floating plants atau tanaman mengapung. Tanaman ini lebih sering digunakan sebagai penghias pada kolam. Tanaman ini memiliki nama latin Eichhornia crassipes. Eceng gondok pertama kali ditemukan didaerah sungai amazon Brazil. Tanaman ini mempunyai perkembangan yang sangat cepat oleh karena itu sering dirasa sebagai tanaman pengganggu. Tinggi tanaman eceng gondok ini antara 0,4 sampai 0,8 meter. Jenis daun tanaman ini yaitu jenis daun tunggal yang mempunyai bentuk oval. Pada ujun daunnya meruncing. Eceng gondok tidak mempunyai batang. Daun tanaman ini berwarna hijau dan bertekstur licin. Jenis bunganya yaitu bunga majemuk, kelopak berbentuk tabung dan bunganya berbentuk bulir. Tanaman ini dapat menjadi penghias dikolam apabila pertumbuhannya dijaga agar tidak begitu lebat.

Teratai


Tanaman teratai ini tumbuh mengapung diatas permukaan air dengan aneka warna bunganya yang menarik. Daun tanaman ini sering disebut water lily karena bentuknya yang bulat, melebar, dan mengapung menopang bunganya yang tumbuh diatasnya. Bunga tanaman ini berasal dari tangkai kecil nyaris tak nampak dari rizoma pada lumpur didasar kolam. Tanaman ini sangat cocok bagi mereka yang menginginkan kesan alami pada kolam yang dimiliki.

Tanaman Merambat Untuk Atap

Tanaman merambat adalah jenis tumbuhan yang membutuhkan media sebagai penunjang unutuk mendapatkan cahaya matahari bagi tanaman tersebut. Media penunjang untuk tanaman merambat dapat berupa pohon yang masih hidup maupun yang sudah mati, batu, atau benda lainnya. Di hutan, tanaman jenis ini tumbuh di dasar hutan dan menggunakan sulur, duri ataupun akar sebagai media rambat antara pohon satu dengan pohon lain. Karena tidak menggunakan banyak nutrisi untuk menumbuhkan batang keras, tanaman merambat tumbuh sangat cepat.


Tempat tinggal atau gedung perkantoran yang memiliki halaman atau lahan kosong namun terkena banyak sinar matahari sangat cocok sebagai tempat tumbuh tanaman merambat. Pada beberapa lahan kosong tersebut tanaman merambat banyak dijumpai sebagai penutup tanah, tembok sampai digunakan untuk atap. Digunakannya tanaman merambat sebagai penutup tanah, tembok atau digunakan untuk atap tak lain bertujuan agar lahan kosong yang awalnya terlihat gersang dan panas dapat terlihat lebih hijau dan sejuk.

Contoh penggunaan tanaman rambat untuk tanah yang gembur yang pada umumnya becek dan sulit diatur, dapat diatasi dengan menanam tanaman rambat untuk menutupinya. Contoh lain pada tembok yang terlalu polos dan membosankan dapat diberikan aksen segar namun tetap elegan dengan penambahan tanaman rambat. Adapun untuk lahan tempat tinggal atau gedung perkantoran yang terlalu panas karena terpapar sinar matahari dapat diatasi dengan penanaman tanaman merambat untuk atap sehingga dapat memberikan aksen teduh namun tetap terasa segar. Tanaman merambat untuk atap dapat berupa tanaman daun, bunga, sampai buah sesuai kebutuhan yang diinginkan.


Di zaman serba modern ini untuk mendapatkan segalanya dapat dipermudah dengan bantuan sosial media, bahkan untuk mendapatkan tanaman atau bibit tanaman rambat pun di sosial media dapat dengan mudah ditemukan. Salah satu toko online yang dapat menjual tanaman atau bibit tanaman rambat dapat ditemui di bibitbunga.com

Di bibitbunga.com dapat dengan mudah mendapatkan tanaman rambat yang sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan. Di bibitbunga.com bukan hanya tanaman merambat yang bisa ditemukan berbagai macam tanaman yang diinginkan sampai kebutuhan untuk perawatan tanaman dapat dengan mudah dijumpai.


Bibitbunga.com merupakan salah satu toko online yang dapat membantu pelanggannya menyediakan segala kebutuhan bercocok tanam. Toko online bibitbunga.com juga sangat cocok bagi mereka pecinta tanaman. Bibitbunga.com mempermudah pelanggannya yang tidak memiliki cukup waktu untuk pergi keluar sekedar membeli tanaman, dan bibit yang di inginkan atau bahkan pupuk untuk tanaman yang dibutuhkan. Selain menyediakan kebutuhan bercocok tanam bibitbunga.com juga memberikan saran-saran bagi mereka yang baru memulai untuk bercocok tanam.

Di bibitbunga.com pelanggan dapat mengetahui pengertian serta fungsi secara umum dari produk yang dijual oleh bibitbunga.com, dari berbagai macam jenis tanaman hingga pupuk dapat dengan mudah ditemukan di bibitbunga.com. Harga dan kualitas produk dari bibitbunga.com tentunya dapat terpercaya, selain di mesin pencari google untuk menemukan bibitbunga.com dapat pula dijumpai pada online store tokopedia. Tanaman dari berbagai macam asal daerah dapat ditemukan di bibitbunga.com serta adapun beberapa saran dalam perawatannya.


Dengan begitu untuk membuat lingkungan tempat tinggal atau perkantoran tetap terlihat sejuk dan segar di zaman serba modern ini sangatlah mudah. Dengan adanya bibitbunga.com bercocok tanam dapat dilakukan dengan lebih mudah, tanpa perlu pergi jauh untuk menemukan tanaman dan bibit atau sekedar menemukan pupuk tanaman yang diinginkan.
Sabtu, 11 Februari 2017

Cara Menanam Sawi Hijau yang Baik dan Benar

Sawi hijau atau sayuran yang memiliki nama latin Brassica sinensis L ini tidaklah sulit dalam pembudidayaannya. Hal ini dikarenakan sawi hijau dapat hidup di berbagai tempat, baik di dataran rendah hingga di dataran tinggi.

Keunggulan lainnya adalah tanaman sawi hijau merupakan sayuran yang tahan dalam cuaca apapun. Meski begitu, kita juga tidak dapat sembarangan menanam sawi hijau. Cara penanaman yang tidak benar akan mengakibatkan pada kurangnya hasil produksi.


Untuk sukses berkebun sawi hijau, berikut adalah langkah-langkah menanam sawi hijau yang baik dan dapat menghasilkan panen yang banyak :

1. Pengolahan Lahan
Tanah yang digunakan untuk menanam sawi hijau haruslah gembur. Pengemburan tanah dilakukan dengan mencangkul atau menggunakan traktor. Selain itu tanah yang akan digunakan harus bersih dari gulma.

Hal-hal lain yang harus diperhatikan dalam pengolahan lahan untuk menanam sawi hijau adalah sebagai berikut : 
  • Karena sifat tanaman sawi hijau yang suka terhadap sinar matahari, tanah yang akan digunakan harus bebas dari benda/tanaman yang menaunginya.
  • Untuk pemupukan awal, sebaiknya digunakan pupuk organik (pupuk kandang) dengan perbandingan 10 ton/ha. 
  • Untuk daerah yang memiliki pH tanah asam harus terlebih dahulu dilakukan proses pengapuran. Pengapuran dapat dilakukan sekitar 2-4 minggu sebelum masa tanam. Proses ini dapat menggunakan dolomit (CaMg(CO3)2) atau kapur kalsit (CaCO3).
  • Buat bedengan dengan lebar 120 cm dan tinggi bedeng berkisar antara 20-30 cm. Buat jarak antar bedeng sekitar 30 cm. 
  • Lakukan pemupukan satu minggu sebelum penanaman. Pupuk yang digunakan adalah TSP sebanyak 100 kg per hektar, dan KCl 75 kg per hektar.


2. Penyemaian
Penyemaian tanaman sawi hijau dapat dilakukan melalui beberapa tahap yaitu:
  • Tempat Bibit. Buatlah tempat bibit dengan ukuran 1,5 x 1,3 x 1 meter dari bambu. Untuk atapnya gunakan atap dari plastik. Untuk bedengan pembibitan dibuat di lahan seluas kira-kira 120 cm.
  • Penyemaian Bibit Sawi. Sebarkan 2 kg pupuk kandang ditambah 7,5 gr KCl, 20 gr urea dan 10gr TSP dan di atas tanah bedengan. Penaburan pupuk ini dilakukan 2 minggu sebelum benih sawi ditaburkan. Taburkan biji sawi hijau lalu tutup dengan tanah atau kompos halus setebal kira-kira 1 hingga 2 cm.
  • Proses Transplanting. Yang disebut dengan proses Transplanting adalah pengisian panel penyemaian pada media semai hingga penuh setelah itu dibasahi dengan air. Transplanting dilakukan jika benih sudah berdaun 2-3 helai. Isi satu lubang tanaman dengan satu benih saja. Lalu simpanlah panel semai di dalam tempat bibit hingga sekitar 23-29 hari.


3. Penanaman
Penanaman adalah proses peletakan benih tanaman sawi hijau dalam lahan pertanian. Bibit hasil penyemaian, kemudian dilakukan penanaman di atas tanah bedengan. Beri jarak antar tanaman sekitar 30 cm.


4. Pemeliharaan
  • Jika penanaman sawi hijau dilakukan pada musim pengujan, maka harus dilakukan pengurangan air. 
  • Sebaliknya, pada musim kemarau, penyiraman dapat dilakukan setiap hari satu kali.
  • Penjarangan, yaitu mencabut dan memilah tanaman yang tumbuh dengan jarak antar masing masing tanaman terlalu dekat. Penjarangan dapat dilakukan setelah 10 hari setalah tanam.
  • Penyulaman, adalah penggantian tanaman yang terserang hama dan penyakit atau tanaman yang mati dengan yang tanaman yang sehat.
  • Lakukan penyiangan sebanyak 3 kali selama masa tanam, atau jika diperlukan.
  • Lakukan pemupukan susulan. Hal ini dilakukan setelah 25 hst dengan pemberian urea sebanyak 50 kg/ha.

Tanaman Buah Dalam Pot

Anda ingin menanam buah tetapi tidak punya lahan yang luas? Tabulampot solusinya. Tabulampot adalah singkatan dari metode Tanam Buah Dalam Pot. Lalu apa saja buah yang dapat ditanam dalam pot?

1. Buah Jambu Biji

Manfaat jambu biji untuk kesehatan manusia sangat banyak anatara lain, bisa untuk mengobati diabetes, diare, sakit maag, masuk angin dan sariawan. Buah yang dihasilkan tabulampot jambu biji ini juga tergolong lebih banyak jika dibandingkan dengan tanaman buah jenis lain.


Pemeliharaan tanaman jambu biji harus dilakukan agar buahnya dapat berbuah dengan lebat dan berkualitas baik. Pemeliharaan jambu biji dalam pot dapat dilakukan penyiraman secara teratur setiap pagi dan sore. Selain itu, berikan pupuk kandang tidak sesuai dosis, harus melebihi batas pemberian, agar mendapatkan hasil yang maksimal.

2. Buah jeruk

Buah yang kaya akan vitamin C ini sangat cocok jika di tanaman dalam pot. Buah ini juga salah satu buah yang produktivitasnya tinggi karena ia berbuah tidak kenal musim. Tentu saja hal ini haruslah dibarengi dengan perawatan dan pemupukan yang benar.


Salah satu jenis jeruk yang dapat dibudidayakan dengan metode tabulampot adalah jeruk manis. Perawatan yang harus dilakukan agar jeruk cepat beruah : 
  • Jeruk manis butuh sinar matahari 5 jam per hari. Karena itu, letakkan tabulampot pada posisi yang tidak terlindung dan memperoleh sinar matahari yang cukup. 
  • Jangan lupa, lakukan penyiraman secara teratur.
  • Lakukan pemupukan secara rutin setiap 4 bulan, mulai dengan pupuk NPK sebanyak 25 gram/tanaman. Seiring bertambahnya umur tanaman, tambahkan dosis menjadi 50 gram, 100 gram, dan seterusnya.
  • Lakukan juga pemangkasan untuk meningkatkan produktivitas buah dan mempercantik panampilan.

3. Buah Sawo

Buah sawo mempunyai nama latin Achras zapota. Dapat dikembangbiakkan dengan biji, namun khusus untuk tabulampot sawo, sebaiknya menggunakan bibit cangkok.


Alasannya, umur panen relatif cepat, sekitar setahun bahkan bisa kurang. Sementara untuk bibit asal biji, akan berbuah sekitar 4-5 tahun. Agar Sawo Tabulampot Rajin Berbuah :
  • Sekitar 3 bulan sebelum musim hujan, beri pupuk NPK.
  • Setelah itu lakukan pengeringan berselang-seling. Caranya, selama seminggu tidak disiram sama sekali (Ingat! jangan sampai layu permanen). Setelah itu, siram sedikit demi sedikit selama 3 hari, dan keringkan lagi. Lakukan teknik pengeringan berulang-ulang hingga muncul tunas-tunas baru untuk pembungaan.
  • Ikat pangkal batang tabulampot sawo dengan kawat. Hal ini dimaksudkan agar transportasi air dan unsur hara dari dalam tanah tidak berlebihan.
  • Lakukan penambahkan zat pengatur tumbuh, misalnya Atonik.
  • Potong akar dengan menyisakan 3 cabang akar saja.

Apa saja jenis sawo yang dapat dijadikan tabulampot? 
Sawo manila kulon, sawo manila betawi, sawo manila malaysia, sawo manila karat, sawo apel lilin, sawo apel kelapa dan sawo duren.

Lalu, Apa yang harus diperhatikan agar buah tumbuh lebat ?

1. Kendalikan kadar air
Masing-masing tanaman memiliki keadaan optimum sendiri. Artinya ada tanaman yang cepat berkembang apabila berada dalam keadaan lembab dan ada pula tanaman yang dapat berkembang dengan kadar air sedikit.

Oleh karena itu, perhatikan jenis tanaman yang akan ditanam. Seperti misalnya mangga yang akan cepat mengeluarkan bunga apabila tidak dilakukan penyiraman setelah ditanam di dalam pot.

2. Intensitas Cahaya Matahari
Pada dasarnya setiap tumbuhan sangatlah membutuhkan cahaya matahari untuk proses fotosintesis. Akan tetapi, tidak semua tanaman senang mendapatkan cahaya matahari yang berlebihan. Seperti misalnya sirsak, kelengkeng, mangga dan ceri. Maka dari itu penempatan tanaman ini haruslah sesuai agar cepat berbuah.

3. Pemangkasan
Pemangkasan sangat perlu dilakukan bahkan mulai dari masa pembibitan. Pemangkasan dilakukan terutama pada daun-daun tua, dimana produktifitas mereka sudah tidak efektif.

4. Pemeliharaan dari hama dan penyakit
keberadaan hama dan penyakit tentu saja mempengaruhi produktivitas tanaman. Maka dari itu, perlu dilakukan pengendalian hama dan penyakit.

Misalnya pada tanaman mangga pada musim hujan akan rawan terserang kutu daun, kanker daun, kanker batang atau pembusukan batang. Hama dan penyakit tersebut dapat diatasi dengan menggunakan bahan-bahan kimia yang pasti sudah banyak di toko-toko pertanian.
Jumat, 10 Februari 2017

Cara Menanam Cabe yang Baik dan Benar

Budidaya cabe cukup rentan dengan serangan hama misalnya lalat buah dan kondisi cuaca. Untuk itu dalam pemeliharaannya membutuhkan pembiayaan yang banyak. Hal ini tentu dapat di imbangi dengan penghasilan yang melimpah saat harga cabe melambung tinggi seperti saat ini. Kamu ingin mencoba budidaya cabe? Perhatikan langkah-langkah berikut :

1. Pemilihan Bibit Cabe
Ada dua cara yang dapat dilakukan untuk pembenihan bibit cabe, yaitu dengan membeli di toko pertanian atau dengan membibitkan sendiri dari bijinya. Membenihkan sendiri bibit cabe dapat dilakukan dengan memilih cabe yang daging buah tebal dan berasal dari tanaman yang sehat. Setelah itu biji cabe dikeringkan.

2. Penyemaian bibit cabe
  • Siapkan campuran arang sekam, tanah, dan pupuk kandang dengan rasio 1:2:1. Perlu diperhatikan, media tanam ini harus didiamkan kira-kira 5 hari terlebih dahulu sebelum digunakan untuk penyemaian.
  • Lakukan perendaman biji cabe dengan air selama kira-kira 3 jam. Buang biji cabe yang mengapung. Karena biji tersebut bukanlah bibit unggul.
  • Masukkan biji cabe kedalam wadah penyemaian dan tutupilah biji cabe dengan tanah yang halus.
  • Sebaiknya lakukan penyemaian di tempat yang teduh.
  • Siramilah setiap pagi dan sore hari. 


3. Pengolahan tanah
Yang perlu diperhatikan mengenai tanah yang akan digunakan untuk menanam cabe adalah :
  • Tanah harus gembur dan bersih dari kerikil atau sisa akar.
  • Gunakan herbisida pada gulma yang mengganggu.
  • Usahakan pH tanah yang digunakan sekitar 6-7. Jika tanah terlalu asam dapat dinetralisir dengan pemberian kapur dolomit. 
  • Beri pupuk organik/kandang dengan perbandinga sekitar 20kg per hektar. Selain itu tambahkan juga pupuk urea sebanyak 350kg per hektar. Perlu juga ditambahkan pupuk KCl sebanyak 200 kg per hektar.

4. Persiapan lahan budidaya cabe
Agar cabe tidak terganggu oleh gulma dan tanah terjaga kelembabannya dapat digunakan mulsa plastik. Cara penggunaanya adalah dengan membuat lubang tanam yang banyaknya 2 baris per bedengan. Jarak antar lubang adalah 65 cm dan dibuat zig-zag.

5. Pemindahan bibit cabe dalam lahan 
Setelah bibit cabe yang disemai berumur 3-4 minggu, dilakukan pemindahan dalam lahan budidaya. Caranya : 
  • Buka polybag semai. 
  • Letakkan bibit cabe beserta tanahnya ke dalam lubang tanam. Hati-hati jangan sampai tanah terpecah.
  • Siramlah tanaman secukupnya.


6. Pemeliharaan tanaman cabe
  • Pada saat musim kering perlu dilakukan penyiraman, caranya bisa dengan penggenangan atau menggunakan gembor. 
  • Lakukan penyulaman tanaman yang pertumbuhannya tidak normal atau mati.
  • Pasang ajir yang terbuat dari bambu. Hal ini dilakukan untuk dijadikan penopang bagi tanaman agar dapat berdiri tegak. Jarak minimal penancapan ajir adalah 5 cm dari batang. 
  • Lakukan pemotongan tunas agar terbentuk batang utama.
  • Lakukan pemupukan susulan yang dilakukan setiap 2 minggu sekali atau minimal 7-8 kali. 
  • Lakukan penyiangan gulma apabila diperlukan. 
  • Lakukan pemberantasan hama dan penyakit pada tanaman.

7. Panen
Cabe dapat dipanen setelah berumur 10 minggu masa tanam. Proses pemanenan dapat dilakukan beberapa kali dalam masa panen, dapat dilihat dari keadaan pasar, teknik budidaya, kematangan buah, kondisi lahan dan jenis varietas cabe yang diggunakan. Agar dapat memperpanjang umur simpan cabe, sebaiknya cabe panen sekaligus dengan tangkai buahnya.